Frequently Asked Questions

layanan vaksinasi jamaah umrah hannien tour

Pertanyaan Umum Seputar Haji dan Umrah Hannien Tour

Apa yang dimaksud dengan ibadah haji?

I. DEFINISI HAJI

Ada beberapa perbedaan di kalangan ulama mengenai pengertian haji, namun perbedaan-perbedaan tersebut bukan suatu yang prinsip, melainkan sebatas pada tataran redaksional saja.

Pengertian haji, secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa “Haji adalah berkunjung ke Baitullah, untuk melakukan Thawaf, Sa’i, Wukuf di Arafah dan melakukan amalan – amalan yang lain dalam waktu tertentu (antara 1 syawal sampai 13 Dzul Hijjah) untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT”.

Haji diwajibkan atas kaum muslimin-muslimat yang sudah mampu satu kali seumur hidup.

II.    MACAM –  MACAM HAJI

a.    Haji Ifrad yaitu : mendahulukan Haji daripada Umrah.
b.    Haji Tamattu’ yaitu : mendahulukan Umrah baru kemudian Haji.
c.    Haji Qiran yaitu : melaksanakan Haji sekaligus Umrah.

III.    SYARAT RUKUN DAN WAJIB HAJI

a.    Syarat Haji

1.    Islam
2.    Baligh
3.    Berakal sehat
4.    Merdeka
5.    Mampu

b.    Rukun Haji

1.    Ihram
2.    Wukuf di Arafah
3.    Thawaf  Ifadlah
4.    Sa’i
5.    Memotong rambut / Tahallul
6.    Tertib

Catatan : Rukun haji harus dilaksanakan bila ada salah satu atau lebih tidak dilaksanakan, maka tidak dapat diganti dengan dam (denda), dan hajinya batal (tidak sah).

c.    Wajib Haji

1.    Ihram dari Miqat
2.    Mabit di Muzdalifah
3.    Mabit di Mina
4.    Melempar Jumrah
5.    Thawaf Wada’

Catatan :  Wajib Haji harus dilaksanakan dan apabila salah satu ada yang ditinggalkan, maka hajinya sah tapi harus membayar dam (denda).

Apa yang dimaksud dengan ibadah umroh?

I. DEFINISI UMRAH

Umrah adalah berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan Thawaf, Sa’i dan Tahallul dalam waktu yang tidak ditentukan, untuk mencari keridhaan Allah SWT.
Umrah diwajibkan pada kaum muslimin – muslimat sekali seumur hidup bagi yang sudah mampu, sebagaimana Haji.

II. SYARAT, RUKUN DAN WAJIB UMRAH

a. Syarat Umrah

1. Islam
2. Baligh
3. Berakal Sehat
4. Merdeka
5. Mampu

b. Rukun Umrah

1. Ihram
2. Thawaf
3. Sa’i
4. Tahallul
5. Tertib

c. Wajib Umrah

Wajib Umrah hanya satu yaitu Ihram dari Miqat.

Apa perbedaan haji dan umroh?

Perbedaan dari dalam Waktu Pelaksanaan
Haji dan umrah adalah ibadah yang --menurut kaca mata orang awam Indonesia-- sama; “pergi ke Mekkah”. Namun sejatinya keduanya memiliki perbedaan penting. Haji, sering disebut sebagai haji besar, hanya sah bila bila dilaksanakan pada musim haji/bulan haji. Sedangkan umrah, kapanpun anda ingin pergi beribadah umrah maka itu bisa dan sah dilaksanakan. Artinya, Ibadah umrah dapat ditunaikan setiap waktu.

Perbedaan dari dalam Tata Cara Pelaksanaan (Manasik)
Dalam prakteknya, orang yang menjalankan urutan-urutan ibadah haji berarti ia sudah melakukan praktek umrah. Karena umrah ‘hanya’ terdiri: niat, thawaf dan sa’i, memotong rambut/tahallul. Sedangkan haji meliputi semua tata cara umrah ditambah dengan --dan inilah perbedaan mendasarnya-- wuquf di ‘Arafah, menginap di Muzdalifah dan di Mina, serta melempar jumroh.

Perbedaan dari dalam Segi Hukum
Status “WAJIB” telah menjadi ketetapan hukum haji. Di kalangan ulama tidak ada perbedaan dan perselisihan dalam hal wajibnya menunaikan ibadah haji bagi orang yang mampu. Sedangkan mengenai wajibnya umrah (bagi yang mampu melaksanakannya) para ulama masih berbeda pendapat; sebagian mengatakan wajib, dan sebagian yang lain mengatakan tidak wajib.

Apakah Hannien Tour resmi dan terdaftar?

Betul, Hannien Tour ( PT Utsmaniyah Hannien Tour) merupakan Biro Travel Umrah Resmi di Indonesia, terdaftar pada Departemen Agama dengan izin umrah No. 154 Tahun 2015.

Kantor Pusat Hannien Tour berada di Cibinong City Center (CCC) Blok B No.15 Jl. Tegar Beriman, Cibinong Bogor - Jawa Barat 16917

Apa saja agenda perjalanan umrah Hannien Tour?

Berikut agenda perjalanan Hannien Tour

H-1 : Pengumpulan koper jamaah

H 0 : Keberangkatan jamaah umrah, proses check-in dan bagasi, proses imigrasi, take off pesawat, tiba di bandara King Abdul Aziz, proses imigrasi, perjalanan Jedah-Madinah dan check-in hotel

H+1 : Di Jedah-Madinah: ziarah sekitar masjid Nabawi, makam Rasulullah dan Sahabat, Rawdah, makam Baqi, acara bebas

H+2 : Di Madinah:ziarah kota Madinah, masjid Quba, masjid Qiblatain, Jabal Uhud, Kebun Kurma, dan percetakan Al-Qur'an

H+3 : Di Madinah dan malam pertama di Mekah: check-out hotel, wada dari masjid Nabawi,pesiapan keberangkatan menuju Mekah, mengambil miqot, perjalanan menuju Mekah, check-in hotel di Mekah, persiapan pelaksanaan umrah pertama

H+4 : Hari pertama di Mekah: taujih pembimbing, shalat lima waktu di masjidil Haram, acara bebas (disesuaikan dengan waktu yang tersedia)

H+5 : hari kedua di Mekah: Ziarah kota Mekah: Jabal Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Arafah-Muzdalifah-Mina, mengambil Miqot, persiapan umrah ke-dua, kembali ke hotel

H+6 : Hari ketiga di Mekah: Ziarah sekitar masjidil Haram: Multazam, makam Ibrahim, Hijr Ismail,Bukit Shafa-Marwah, Maulid Nabi SAW, memperbanyak ibadah di masjidil Haram terutama shalat 5 waktu

H+7 : Hari keempat di Mekah: Persiapan check out hotel, Thawaf Wada' check out hotel, menuju Jedah, perjalanan menuju bandara

H+8 : Kedatangan jamaah Umrah: Proses imigrasi Jedah, menunggu boarding (pembekalan pembimbing), take off pesawat, Landing di bandara Soekarno Hata, proses imigrasi Jakarta, pengambilan bagasi dan kembali berkumpul dengan keluarga tercinta

* jadwal sewaktu-waktu dapat berubah tergantung situasi dan kondisi tanpa mengurangi kekhusyuan ibadah

Berapa kalikah haji dan umrah wajib dilakukan oleh orang yang mampu?

Para ulama sepakat bahwa haji dan umrah wajib dilakukan oleh orang yang mampu melakukannya, satu kali saja seumur hidupnya, kecuali bila dia sendiri menadzarkannya, maka dia wajib menunaikan nadzarnya itu. Kesepakatan mereka itu, dalilnya ialah hadits riwayat Abu Hurairah RA, yang artinya:

"Rasulullah S A W telah berkhutbah kepada kami, seraya sabdanya: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya telah diwajibkan atas kamu sekalian ibadah haji, maka berhajilah kamu."

Seorang lelaki bertanya: "Apakah setiap tahunnya ya Rasul Allah?" Rasul diam saja, sehingga orang itu menanyakannya tiga kali, kemudian beliau pun bersabda: "Biarkanlah aku (mendiamkan) apa yang aku biarkan padamu. Dan sekiranya aku menjawab ya, niscaya menjadi wajib, dan tentu kamu takkan mampu melaksanakannya. Sesungguhnya kebinasaan umat sebelum kamu tak lain karena mereka banyak tanya hiu menyalahi perintah nabi-nabi mereka. Maka dari itu, apabila aku telah memerintahkan sesuatu kepadamu, laksanakanlah ia sedapat- dapat kamu, dan apabila aku telah melarang sesuatu terhadap kamu, muka hindarilah ia." (H.R. Muslim dan an-Nasa'i).

Dan juga hadits Jabir bin Suraqah yang artinya: “Bahwasanya ia pernah bertanya kepada Nabi SA W tentang umrah seraya katanya: "Ya Rasul Allah, apakah pada tahun kita ini (saja) ataukah untuk selamanya?" Maka, Rasulullah SAW menjalin jari-jarinya, yang satu pada yang lain seraya bersabda: "Umrah itu masuk dalam haji", demikian kata beliau dua kali. "Tidak, bahkan buat selama-lamanya. " (H.R. Muslim: 1218)

Hal yang dilakukan Ketika Umrah

Adapun pekerjaan-pekerjaan umrah, ringkasnya adalah sebagai berikut:

1. Melakukan ihram untuk umrah dengan cara yang sama seperti halnya ibadah haji. Hanya niatnya saja yang berbeda.
2. Masuk kota Mekah dan langsung melakukan Thawaf Umrah. Maksudnya, tanpa melakukan Thawaf Qudum.
3. Sa'i (berlari-lari kecil) antara bukit Shafa dan Marwah.
4. Mencukur atau memendekkan rambut kepala, yang dengan demikian berarti bertahallul dari semua pekerjaan-pekerjaan umrah dengan segala konsekuensinya.