Tuntunan Pakaian Haji dan Umrah

Tuntunan Pakaian Haji dan Umrah

Sebagai agama yang diturunkan oleh Sang Pencipta, tentu Islam merupakan agama yang paripurna untuk manusia. Dari bangun tidur hingga kembali tidur, dari atas kepala hingga bawah kaki, dari kehidupan pribadi hingga hidup bermasyarakat, Islam memiliki petunjuknya.

Begitu pun dengan pakaian yang digunakan dalam haji dan umrah. Ada petunjuk Rasulullah saw. seperti yang tercantum dalam hadits berikut.

[BAB 41: MEMBERIKAN JAWABAN LEBIH BANYAK

109. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi: "Pakaian seperti apa yang harus dikenakan oleh muhrim (orang yang berhaji atau umrah)?" Rasulullah menjawab, "Tidak boleh mengenakan baju, surban, celana panjang, penutup kepala, pakaian yang dicelup wars (jenis tumbuhan) atau za'faran (jenis wewangian). Jika dia tidak mendapatkan sepasang sandal,…

Rindu Sebatang Pohon Kurma

Rindu Sebatang Pohon Kurma

Kejadian ini terjadi saat Rasulullah saw. sedang berkhutbah di mimbarnya di dalam Masjid Nabawi. Para Sahabat yang mendengar khutbah Rasulullah saw. pun dibuat bingung oleh kejadian ini, yaitu terdengarnya isak tangis yang sangat keras dan memilukan yang berasal dari luar masjid.

Tidak ada yang tahu tangisan tersebut berasal selain Allah swt. dan Rasul-Nya.
Rasulullah saw. menghentikan khutbahnya dan berjalan ke luar. Dihampirilah oleh Rasul sebatang pohon kurma dan dipeluknya.

Lalu, Rasulullah saw. berkata kepada para sahabatnya. "Sungguh jika tidak ia kupeluk, ia akan menangis hingga yaumul qiyamah." Tak disangka oleh para sahabat bahwa tangisan yang terdengar tersebut berasal dari sebatang pohon kurma.

Pohon kurma tersebut selama ini adalah tempat bersandarnya Nabi saw. untuk berkhutbah.…

Abu Bakar Kekasih Nabi

Abu Bakar Kekasih Nabi

Tahukah Sahabat Hannien bahwa nama "Abu Bakar" hanyalah nama panggilan?
Kita tentu mengenal sosok Abu Bakar r.a. yang memiliki keimanan yang istimewa. Pengangkatannya menjadi khalifah pertama pemimpin generasi terbaik umat Islam atas izin Allah swt. pun menjadi salah satu tanda bahwa sahabat Rasulullah saw. ini memiliki keutamaan yang besar.

Namun, setiap kali kita mendengar nama "Abu Bakar", apakah kita sadar bahwa nama itu hanyalah nama panggilan dan bukan nama lahirnya?
Nama "Abu Bakar" yang kita kenal adalah nama kunniyah, nama panggilan atau gelar dalam budaya Arab, yang disematkan kepadanya.

"Abu Bakar" memiliki arti "ayahnya si gadis", nama ini merujuk pada putrinya, 'Aisyah.
Nama lahirnya adalah Abdul Ka'bah, lalu Rasulullah saw. mengganti namanya…