Setelah menentukan biro travel pilihan, lalu melengkapi segala persyaratan yang diperlukan seperti paspor, kartu kuning vaksinasi meningitis dan influenza serta syarat yang lainnya, maka berikut adalah hal-hal yang harus Anda persiapkan sebelum berangkat umrah...

1. Latihan olahraga jalan kaki
Bagi yang jarang berolahraga, maka sebaiknya mulailah melakukan latihan jalan kaki atau jogging, sebab umrah merupakan ibadah fisik. Selain untuk menjaga kesehatan fisik, Anda pun akan lebih siap untuk menjalani ibadah. Anda pun akan terbiasa juga lebih kuat saat melakukan thawaf, sai maupun berjalan kaki setiap hendak ke dan dari masjid (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) untuk ibadah.

2. Baca-baca panduan umrah
Mulailah membaca buku-buku panduan ibadah umrah. Sebab, tidak ada salahnya dan malah akan menambah wawasan dengan membaca buku panduan seputar umrah maupun aktivitas selama di Tanah Haram. Semisal, doa-doa ketika rukun-rukun umrah, doa dan dzikir yang dianjurkan, hingga sholat sunah serta lebih khusus lagi sholat jenazah.

Pasalnya, di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram hampir setiap selesai shalat wajib akan ada shalat jenazah.Agar kita punya bekal pengetahuan agama yang cukup ketika beribadah di Tanah Suci, selain info yang kita dapat dari saat pembekalan (manasik).

3. Ikuti Manasik
Meskipun Anda pernah umrah atau haji, ada baiknya untuk mengikuti manasik yang diadakan oleh biro travel yang akan memberangkatkan umrah Anda. Sebab, boleh jadi ada tambahan informasi dan atau program perjalanan yang tentunya berbeda dengan sebelumnya. Pun termasuk situasi dan kondisi terbaru yang terjadi di Tanah Suci. Sehingga Anda tidak akan kaget dengan aturan atau segala sesuatu yang akan dialami saat di Mekah dan Madinah.

4. Siapkan mental dan spritual
Selain menjaga kesehatan fisik, persiapkan betul ruhani Anda. Pasang niat yang kuat, siapkan mental dan spritual menjadi tamu Allah SWT. Sebab umrah bukanlah sekedar jalan-jalan biasa, tapi ini perjalanan ibadah, perjalanan spritual yang melibatkan fisik dan mental.

5. Bawa barang seperlunya
Sebelum bertolak ke Tanah Suci, sebaiknya sudah persiapkan kebutuhan isi koper seminggu sebelum berangkat. Seperti pakaian ihram, sandal/sepatu, kaos kaki, kaos tangan, kerudung/bergo, pelembab, serta keperluan perawatan tubuh.

Lebih baik cari di toko one stop shopping perlengkapan haji, karena lebih lengkap dan hemat tentunya. Biasanya, biaya yang Anda bayarkan ke biro travel sudah termasuk perlengkapan seperti seragam, pakaian ihrom dan baju koko untuk laki-laki, mukena bagi perempuan.

Dengan perkiraan umrah selama 9 hari, maka bawalah baju ganti sedikit dan sesimple mungkin sekitar 2-3 stel selain baju ihram dan pakaian tidur. Untuk kaum perempuan lebih baik membawa baju gamis daripada potongan atasan bawahan. Sebab, bisa sekalian dipakai shalat tanpa perlu memakai mukena, karena itu sebaiknya cukup bawa mukena satu stel saja.

Untuk jilbab, sebaiknya pilih model bergo (langsung pakai) yang panjang. Jangan lupa bawa pula sajadah tipis, sewaktu-waktu diperlukan saat ruang masjid penuh sesak, sehingga terpaksa sholat di pelataran. Jika memang kekurangan baju, Anda bisa membelinya di sana. Jadi, sebaiknya jangan isi penuh koper Anda, karena pastinya akan lebih banyak yang dibawah sewaktu pulang ke Tanah Air.

Sebaiknya perlengkapan yang diperlukan sewaktu-waktu seperti kain ihram, satu stel baju ganti, handuk kecil, perlengkapan mandi, perawatan tubuh agar dimasukan ke tas tenteng atau koper kabin sehingga bisa di bawa ke dalam kabin pesawat.

Bagi yang ingin berhemat, Anda bisa membawa gantungan baju kecil dan detergen sachet untuk keperluan cuci baju. Pun bagi Anda yang kurang cocok dengan makanan di sana, bisa membawa mie instan, sereal secekupnya.

Bagi yang tidak tahan dingin saat di pesawat maupun di hotel, bisa membawa syal atau jaket. Pun ketika musim panas, bisa membawa masker, payung kecil, peci, kacamata saat thawaf atau ziarah untuk menghindari panas matahari.

6. Bawa obat-obatan pribadi
Sebagai langkah antisipasi, sebaiknya Anda membawa obat-obatan atau multivitamin sendiri, usahakan dalam bentuk tablet atau kapsul. Dan penting untuk kaum perempuan agar membawa obat penunda haid (primalut N) jika sekiranya saat berada di Tanah Suci diperkirakan bertepatan dengan datang bulan.

7. Bawalah bacaan dan penunjang gadget
Bukan sekadar untuk menambah wawasan, tapi buku bacaan ini akan mengusir kejenuhan Anda selama perjalanan. Bawalah al Quran, buku doa, atau bacaan lainnya. Jangan lupa membawa perlengkapan charger kamera, ponsel yang dilengkapi dengan saklar tiga colokan. Pasalnya, rata-rata stopkontak di bandara dan kamar hotel disana berlubang tiga. Bawa juga botol minum kecil untuk isi ulang air zamzam selama di Tanah Suci Mekah.

8. Bawa uang secukupnya
Selain itu bawalah uang secukupnya sebagai bekal selama perjalanan. Sebaiknya tingkalkan kartu-kartu yang sekiranya tidak dibutuhkan selama di sana. Selain menghindari kehilangan, juga agar tidak memenuhi dompet Anda.

Biasanya saat berbelanja, selain menggunakan uang Riyal, Anda juga bisa memakai Rupiah dalam pecahan 50.000 dan 100.000-an. Karena memang sudah terkenal orang Indonesia suka berbelanja. Untuk penukaran mata uang Riyal, bisa juga dilakukan di Tanah Suci, bahkan lebih murah daripada di Indonesia.

 

sumber: hajiumrahnews.com