Siapa yang tak kenal dengan negera Uni Emirat Arab (UEA). Sebuah negara federasi tujuh keemiran yang ada di sebelah timur Semenanjung Arab. Negara kaya yang memiliki garis pantai di Teluk Oman dan Teluk Persia yang menawarkan lingkungan yang sangat akrab. Salah satu kota yang terkenal di negeri ini adalah Dubai.

Dubai merupakan salah satu kota di UEA yang paling berkembang tercepat di dunia. Tampil sebagai kota metropolitan yang modern dan berkelas dunia. Pun dengan tempat wisatanya, selalu penuh dengan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Tak heran bila, bagi para pelancong, rasanya tidak akan bisa memaksakan diri untuk tidur di kota yang penuh warna. Sebab, pariwisata menjadi industri yang sangat berkembang pesat di Dubai.

Lantas, apa saja yang bisa Anda kunjungi saat melawat ke kota berbalut kehidupan mewah dan spektakuler ini? Berikut adalah destinasi favorit yang paling banyak dikunjungi para wisatawan, diantaranya:

Burj Al-Arab

Menara ini dirancang oleh arsitek Tom Wright dari WS Atkins PLC. Pembangunan dimulai pada tahun 1994 diatas sebuah pulau buatan. Bangunan yang menjadi ikon Dubai ini mirip dengan Sydney dengan Opera House-nya, London dengan Big Ben, atau Paris dengan Menara Eiffel. Hotel Burj Al Arab yang selesai dibangun dan dibuka pada bulan Desember 1999 hingga sekarang ini adalah sebuah bangunan hotel super mewah 66 lantai dengan ketinggian 321 meter.

Malah, hotel Burj Al Arab lebih dikenal sebagai hotel bintang tujuh, lantaran fasilitasnya yang super mewah dengan tarifnya yang mahal pula. Harga termurah untuk kamar tipe standar, dibanderol seharga US$ 1800 (setara dengan Rp 17.460.000). Dan berapa tarif termahalnya? President Suite di Hotel Burj Al Arab ini dipatok US$18.000 (Rp. 174 juta). Hamparan pantai pasir putih berikut beragam aktivitas pantai menjadi view yang menakjubkan.

Tanpa harus menginap di hotel yang dikelola oleh Jumeirah Group ini, Anda pun bisa masuk untuk sekadar untuk lunch atau dinner. Hanya saja, untuk bisa santap makan di Hotel Burj Al Arab, Anda musti reservasi terlebih dulu beberapa bulan sebelumnya. Di lokasi ini terdapat taksi lokal dan mobil mewah seperti Ferrari, Lamborgini, Roll Royce, BMW yang dapat disewa. Termasuk fasilitas helikopter yang akan melayani Anda berkeliling dubai atau menuju ke bandara.

Burj Khalifa

Satu lagi, gedung pencakar langit yang menakjubkan di Dubai yaitu Burj Khalifa. Memiliki tinggi 828 meter dengan 160 lantai, membuat Burj Khalifa biasa disebut menara yang menembus langit di kota Dubai. Di menara spektakuler ini terdapat hotel, perkantoran, apartemen dengan fasilitas serba modern dan mewah.

Sebelumnya, menara pencakar langit ini bernama Burj Dubai yang diresmikan pembukaannya pada 4 Januari 2010. Menara ini dilengkapi lift berkecepatan 60 km/jam. Biasanya, di saat Ramadhan, Burj Khalifa ini memiliki keunikan tersendiri saat tiba waktu berbuka dan sahur. Lantaran memiliki ketinggian 828 meter, imsyakiyah bagi penghuni gedung itu berbeda sesuai dengan ukuran ketinggiannya.

Semisal, jika penghuni lantai 1 hingga 80 berbuka pukul 19.00 waktu setempat, maka untuk lantai 81 sampai dengan 150 baru buka dua menit kemudian (19.02). Disusul kemudian bagi penghuni lantai 150 sampai 160, baru bisa berbuka tiga menit berikutnya (19.05).

Secara keilmuan, penyebab utama perbedaan waktu imsakiyyah di tower yang menghabiskan biaya US$ 4,1 triliun itu lantaran jarak matahari ketika terbit dan tenggelam. Bagi tingkat paling bawah, matahari terbenam lebih awal, sementara bagi tingkat tertinggi lebih terlambat lima menit.

Dubai Mall

Dubai Mall adalah tempat wisata dan pusat perbelanjaan terbesar yang ada di dunia berdasarkan luasnya. Sebagai ikon Dubai Baru, Dubai Mall yang luasnya mencapai 3.657.000 meter persegi ini terdiri dari 10-15 mall kecil. Mencakup 2.743.000 meter persegi dari seluruh bangunan toko yang menampung lebih dari 1000 outlet. Tak heran bila, Dubai Mall acap disebut dengan mal di dalam mal.

Di tengah-tengah mal kelas wahid yang masih menyatu dengan Burj Khalifa ini, terdapat akuarium besar dan tercatat dalam Guinness World Record. Panel akurium raksasa ini setebal 0,75 meter, lebar32,88 meter, dan tingginya 8,3 meter.

Dubai Fountain

Masih di kawasan Burj Khalifa, terdapat The Dubai Fountain, sebuah air mancur buatan yang terbesar dan tertinggi di dunia. Air mancur ini mampu menyemprotkan air sampai setinggi 275 meter, atau setinggi gedung berlantai 50.

Dan dalam waktu seketika, air mancur yang pembangunannya menelan biaya sekitar US$ 218 juta ini bisa menyemprotkan air sebanyak 22 ribu galon air. Biasanya, pertunjukan berlangsung selama 20 menit pada pukul 10.00 pagi dan 18.00 petang di weekday. Sementara saat weekend, ditampilkan pada pukul 06.00 pagi dan 11.00 siang.

Palm Jumeirah

Palm Jumeirah menjadi destinasi yang lengkap dengan berbagai fasilitas yang akan memanjakan pengunjungnya. Mulai dari hotel ternama dunia, tempat-tempat wisata yang spektakuler, fashion mewah hingga pusat perbelanjaan kelas dunia.

Kawasan Palm Jumeirah ini merupakan sebuah pulau buatan yang dibangun dengan cara mereklamasi pantai Jumeirah oleh Nakheel. Dan Palm Jumeirah merupakan yang terkecil dari tiga Palm Islands (Palm Jumeirah, Palm Jebel Ali dan Palm Deira) yang sedang dalam pembangunan perusahaan milik negara tersebut.

Sesuai dengan namanya Palm,pulau buatan itu berbentuk pohon palem meliputi batang, sebuah mahkota dengan 17 daun, dan sebuah pulau sepanjang 11 kilometer berbentuk sabit yang mengelilingiya sebagai pemecah gelombang. Pulau ini memiliki luas 5 km x 5 km dan total areanya lebih besar daripada 800 lapangan sepak bola.

Proyek yang menelan biaya US$12.3 miliarini pada pulau mahkota dihubungkan ke daratan dengan jembatan sepanjang 300 meter. Sementara pulau sabit dihubungkan ke ujung atas palem dengan terowongan bawah laut. Kawasan resot kelas dunia ini disebut-sebut sebagai keajaiban dunia ke-8.

Di Palm Jumeirah itu, pengembang Nakheel menghadirkan 4500 unit (termasuk 2000 villa dan 2500 apartemen) hingga mencapai 8000 unit. Pembangunan yang dimulai pada 2001 itu mulai dihuni pada 2006. Untuk menghadirkan pulau buatan itu dibutuhkan 94 juta kubik pasir dan 7 juta ton batu dengan menurunkan sekitar 40 ribu pekerja. Dibangun dengan cara menyemprotkan pasir ke dasar laut sedalam 10,5 meter. Sedangkan di atas permukaan laut reklamasi setinggi 3 meter menggunakan pasir Calcareous.

Dubai Metro

Anda ingin berkeliling Dubai menggunakan moda transportasi kereta? Anda musti mencoba Dubai Metro, sebuah sistem angkutan kereta otomatis terpanjang di dunia. Dengan panjang rel mencapai 72 kilometer, melintasi 42 stasiun, termasuk 9 stasiun bawah tanah.

Moda transportasi modern dan canggih ini dikendalikan secara otomatis tanpa masinis. Tak usah kuatir, meski menggunakan komputerisasi, sistem keamanan Dubai Metro menjadi yang terbaik di dunia. Setiap harinya, ada 1,2 juta penumpang dengan 27 ribu penumpang per jam untuk setiap jalur.

Dubai Creek

Inilah sungai kecil yang memanjang dan membelah kota Dubai menjadi dua bagian Deira dan Burj Dubai. Sungai ini menjadi jalur transportasi air dan menjadi pelabuhan kecil tempat bersandarnya bagi dhow yang datang dari India atau Afrika Timur. Tak terkecuali jalur operasinal angkutan tradisional Dubai, Abra (sejenis perahu kecil) sebagai penghubung antara bagian timur dan barat Dubai.

Terdapat pula jembatan penghubung yakni jembatan Al Makhtoum, jembatan AL Garhoud, penyebrangan business bay dan jembatan terapung. Dan dilengkapi pula terowongan bawah sungai bernama terowongan Al Shindagha. Boleh jadi bersantap malam di atas kapal kayu tradisional khas Arab, sembari menikmati panorama sungai menjadi momen tersendiri.

Dubai Gold Souk

Bagi pecinta perhiasan, khususnya emas, sebaiknya Anda tidak melewatkan komplek Gold Souk. Souk berarti pasar tradisional. Gold Souk merupakan kawasan pasar perhiasan yang terletak diwilayah pemukiman Al Dhagaya, Deira.Di pasar ini terdapat 300 toko yang menjual perhiasan. Setidaknya, di kawasan ini dipamerkan sekitar 10 ton emas. Tak jauh dari pasar perhiasan ini, Anda juga bisa melawat ke Dubai Fish and Vegetable Market dan Deira Corniche.

Jumeirah Beach

Selain gedung pencakar langit dan kawasan pusat perbelanjaan modern, destinasi yang tak kalah menariknya adalah Jumeirah Beacah. Pantai yang paling terkenal di Dubai dan paling banyak dikunjungi wisatawan. Jumeirah Beach membentang hingga 7 kilometer. Di sepanjang pantai itu ada dua kawasan yang terkenal yakni Jumeirah Park dan Wild Wadi.Wild Wadimerupakan Water Park yang berlokasi di Jumeirah Beach yang memiliki berbagai fasilitas yang super lengkap dan cocok untuk aktivitas anak-anak.

Dune Bashing

Bagi penikmat olahraga ekstrem sekaligus pemacu adrenalin, Dune Bashing merupakan tempat wisata di Dubai yang paling harus dikunjungi dan dicoba. Sebab, di kawasan ini, dengan menaiki SUV beroda empat di track berpasir. Tak heran bila Dune Bashing atau lebih dikenal dengan Safari Desert begitu popular di Dubai. Bahkan tak sedikit wisatawan yang rela menginap di tenda di hamparan gurun pasir.

Itulah beberapa destinasi dan pesona Dubai sebagai kota dunia –yang nyaris tak pernah tidur— yang ada di jazirah Arab. Sebagai kota masa kini, Dubai kerap dijadikan tujuan orang dari penjuru dunia datang untuk bekerja, berlibur sekaligus belanja.

Menyambangi Turki bisa pula pula dibarengi dengan ibadah umrah bersama Hannien Tour. Salah satu program umrah plus Hannien Tour adalah Umrah Plus Abu Dhabi - Dubai. Nikmati sebuah perjalanan ibadah sekaligus wisata yang tak terlupakan bersama orang-orang terdekat. Dengan keindahan tata kota yang modern dan futuristik di Abu Dhabi dan Dubai, Uni Emirat Arab (11 hari). Informasi lebih lanjut mengenai Umrah Plus Abu Dhabi - Dubai, Anda dapat menghubungi 021-8791 6038 atau 021-2986 0113.

Sumber: hajiumrahnews.com
Pic credits: fahmianhar.com & google