Sebagai agama yang diturunkan oleh Sang Pencipta, tentu Islam merupakan agama yang paripurna untuk manusia. Dari bangun tidur hingga kembali tidur, dari atas kepala hingga bawah kaki, dari kehidupan pribadi hingga hidup bermasyarakat, Islam memiliki petunjuknya.

Begitu pun dengan pakaian yang digunakan dalam haji dan umrah. Ada petunjuk Rasulullah saw. seperti yang tercantum dalam hadits berikut.

[BAB 41: MEMBERIKAN JAWABAN LEBIH BANYAK

109. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi: "Pakaian seperti apa yang harus dikenakan oleh muhrim (orang yang berhaji atau umrah)?" Rasulullah menjawab, "Tidak boleh mengenakan baju, surban, celana panjang, penutup kepala, pakaian yang dicelup wars (jenis tumbuhan) atau za'faran (jenis wewangian). Jika dia tidak mendapatkan sepasang sandal, maka dia boleh memakai sepasang khuffain (kaos kaki dari kulit) tetapi harus dipotong bagian atasnya sehingga terlihat mata kakinya."]

(Ringkasan Shahih Bukhari, Imam Az-Zabidi, Hal. 42, Penerbit Jabal, Juni 2012)

Maa syaa Allah walhamdulillah, ini merupakan nikmat Allah swt. yang diberikan kepada umat Islam dengan diberikannya petunjuk yang jelas. Ini pun merupakan janji Allah swt. bahwa Dia-lah yang akan menjaga agama-Nya.

Semoga kita selalu berada dalam hidayah-Nya agar terus dalam keadaan Islam hingga akhir hayat. Dan semoga Allah swt. mengabulkan kerinduan kita akan dua tanah suci yang berada di bawah perlindungan-Nya.

Aamiin ya Rabbal 'aalamiin. (^_^)