Kejadian ini terjadi saat Rasulullah saw. sedang berkhutbah di mimbarnya di dalam Masjid Nabawi. Para Sahabat yang mendengar khutbah Rasulullah saw. pun dibuat bingung oleh kejadian ini, yaitu terdengarnya isak tangis yang sangat keras dan memilukan yang berasal dari luar masjid.

Tidak ada yang tahu tangisan tersebut berasal selain Allah swt. dan Rasul-Nya.
Rasulullah saw. menghentikan khutbahnya dan berjalan ke luar. Dihampirilah oleh Rasul sebatang pohon kurma dan dipeluknya.

Lalu, Rasulullah saw. berkata kepada para sahabatnya. "Sungguh jika tidak ia kupeluk, ia akan menangis hingga yaumul qiyamah." Tak disangka oleh para sahabat bahwa tangisan yang terdengar tersebut berasal dari sebatang pohon kurma.

Pohon kurma tersebut selama ini adalah tempat bersandarnya Nabi saw. untuk berkhutbah. Mimbar yang baru yang dibuatkan oleh pembantu salah seorang wanita Anshar telah menggantikan posisinya.

Sungguh rindu dan pilu yang dirasa. Rasulullah saw. yang selama ini menemaninya tidak lagi berkhutbah di sisinya. Beruntung Rasul saw. masih sempat menenangkannya sehingga tangisannya berhenti dan kerinduannya terjawab.
Lalu, bagaimana dengan kita sebagai umatnya Rasulullah saw.? Apakah kita merasakan kerinduan yang sama dengan pohon kurma tersebut?
Berangkat dari kerinduan itulah nama "Hannien". Sebuah kata yang berarti "rindu".
Kita semua tentu rindu sosok Rasulullah saw. yang penuh kasih dan teladan. Yang tanpa dirinya kita tak akan menikmati indahnya Islam dan iman.

Untuk melayani kerinduan itulah Hannien Tour hadir di berbagai kota.
Konsultasikan perjalanan ibadah ke tanah suci bersama Hannien Tour.

HEAD OFFICE Graha Cibinong: (021) 8791 6038
CIBINONG City Mall: (021) 2986 0113
SOLO Paragon Lifestyle Mall: (0271) 7882 036
Plaza Asia TASIKMALAYA: (0265) 2350 050
Living World Alam Sutera TANGERANG SELATAN: (021) 2923 9499
Festival Citylink BANDUNG: (022) 6052 1116