Perjalanan religi ke tanah suci membutuhkan banyak persiapan. Selain harus mempersiapkan rohani dan jasmani kita, masih ada hal lain yang harus diperhatikan. Mulai dari mengetahui suhu, cuaca, peraturan yang berlaku di sana, sampai dengan kultur masyarakat yang ada. Bagi Anda yang baru pertama kali pergi ke tanah suci, mungkin beberapa hal yang terjadi disana akan terasa membingungkan. Berikut kami rangkum 5 tips penting agar lancar saat beribadah Umrah.

 

1. Kenali Cuaca dan Suhu

Suhu di Arab Saudi bisa sangat kontras. Pada musim panas, suhu di sana bisa mencapai 50 derajat Celcius sedangkan saat musim dingin, suhu bisa sampai 10 derajat Celcius. Musim panas berlangsung dari April hingga Oktober sedangkan sisanya, dan suhunya cenderung lebih rendah.

Siang dan malam di sana juga memiliki suhu yang sangat kontras. Perbedaan suhu antara siang dan malam bisa mencapai 20 derajat. Jika siang bersuhu 45 derajat, maka malam bisa mencapai 25 derajat. Biasakan dengan suhu ini. Persiapkan lipbalm dan lotion agar kulit tidak kering dan bibir tidak pecah. Jangan lupa juga untuk menyiapkan baju yang sesuai dengan suhu dan kacamata hitam (sunglasses) untuk melindungi mata apabila diperlukan ketika matahari teralu terik saat wisata ziarah.

 

2. Adanya Multikultur

Hampir setiap harinya, Tanah Suci selalu dikunjungi oleh umat muslim dari seluruh dunia. Hampir semua suku dan bangsa berkumpul di sini, seperti Asia, Eropa, Amerika hingga Afrika. Biasakan dengan perbedaan yang sangat beragam ini. Jangan aneh jika melihat orang Afrika yang tinggi besar dan menjulang. 

Tak semua orang mengerti bahasa Inggris, jadi salah satu bahasa universal yang bisa digunakan di sini adalah bahasa tubuh. Keberagaman bangsa juga berpengaruh dengan cara Anda berinteraksi. Hati-hati jika mengobrol atau menyapa, jangan sampai menyinggung bangsa lain dan malah membuat perjalanan umrah Anda jadi tidak mengenakkan.

 

3. Perhatikan Gaya Berpakaian

Sebagai pusat agama Islam, Makkah memiliki tata cara berpakaian yang sangat ketat. Setiap umat muslim yang datang ke sana diwajibkan menggunakan pakaian yang sopan. Sopan bagi wanita adalah menutup aurat dengan baik. Memakai pakaian longgar yang menutupi seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah. Jika ingin lebih aman, wanita juga bisa memakai cadar.

Sedangkan laki-laki diwajibkan memakai celana di bawah lutut. Kebanyakan laki-laki di sini menggunakan gamis pria atau baju koko dan peci. Usahakan untuk menaati peraturan yang ada karena ada denda berat jika melanggar. 

 

4. Usahakan Selalu Bersama Muhrim

Wanita memiliki posisi yang lebih rentan dibanding laki-laki di Arab Saudi. Bagi wanita, jangan pernah pergi sendiri, meski ke kamar mandi. Minta muhrim Anda menunggu di depan kamar mandi. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, muhrim juga diperlukan untuk keluar masuk bandara. Anda tidak diperkenankan keluar dari Arab Saudi jika tidak memiliki muhrim.

 

5. Hindari Membawa Tas Besar Saat di Masjidil Haram

Banyak kegiatan yang dilakukan di dalam Masjidil Haram. Mulai dari tawaf, shalat, sa'i, tahalul dan lain-lain. Wajar saja jika Anda ingin membawa barang-barang keperluan selama di dalam sana. Namun tak perlu membawa tas besar untuk masuk ke sana karena akan merepotkan Anda. 

Di pintu masuk masjid, Anda akan diperiksa oleh pihak keamanan. Semua tas akan diperiksa, semakin banyak bawaan, semakin lama pemeriksaan. Selain itu, tas besar juga akan merepotkan diri Anda saat tawaf karena bisa terseret orang di kiri dan kanan. Saat ingin ke Masjidil Haram, cukup membawa kantong plastik untuk menyimpan sandal. Karena di dalam masjid disediakan galon berisi air zam-zam jadi Anda tak perlu kuatir kehausan atau kekurangan minum.

Demikian 5 tips umrah untuk Anda, semoga bermanfaat dan semoga Allah memudahkan segala urusan kita di Tanah Suci.
 

 

Sumber: detik.com