Rabu 26/8/15 sore turun hujan selama kurang lebih 15 menit di Mekah & Madinah. Kejadian ini mengingatkanku pada saat menunaikan haji tahun 2009. Hujan deras sampai Kota Jedah banjir terjadi sehari menjelang hari wukuf di Arafah. Dan saat kami memasuki tenda-tenda kami di Arafah, karpet basah bekas hujan yg harus kami tempati. Alhamdulillah, di dekat tenda kami ada gudang penyimpanan karpet yg masih dalam plastik. Jadilah kami ganti karpet basah dengan yang baru.

Hujan adalah sesuatu yang langka di tanah suci. Oleh karenanya, saat hujan tiba-tiba turun, jamaah haji menyambutnya dengan suka cita. Apalagi saudara-saudara kita dari kawasan Afrika, mereka tidak berteduh tetapi menyambut datangnya hujan di tengah jalan atau di halaman masjid. Kalau ada yang berteduh saat hujan, itu biasanya dari Indonesia atau Malaysia. Di sekitar Ka'bah, jamaah juga menyambut hujan dengan suka cita. Air yang turun dari pancuran emas Ka'bah menjadi sasaran utama.

Allahumma shoyyiban naafi'an. Ya Allah, semoga menjadi hujan yang membawa manfaat. Aamiin.

Arief Munandar Djaiman - Corporate Communication Director HANNIEN TOUR