Saat Anda akan bersiap berencana untuk pergi berangkat Ibadah Umrah maka Anda memerlukan paspor. Paspor adalah dokumen yang telah dikeluarkan secara resmi oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat semua data dan identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.

Paspor isinya terdiri dari biodata pemegangnya yang meliputi antara lain, foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal lahir, informasi kebangsaan dan ada pula beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual. Ada kalanya juga sebuah paspor mencantumkan daftar negara yang tidak boleh dimasuki oleh si pemegang paspor itu sendiri.

Dalam membuat paspor ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, agar tidak gagal:

1. Teliti semua dokumen.
Semua data KTP, KK dan lain-lain harus sudah sesuai.

2. KK tidak boleh ada coretan.
Apabila ada perubahan anggota keluarga, maka harus dicetak ulang, tidak boleh menulis perubahan tersebut dengan pena sendiri.

3. KK harus sudah ditandatangani kepala keluarga dan sudah di cap oleh dinas yang bersangkutan.

4. Saat membuat paspor disarankan tidak memakai baju putih, karena backgroud latar pemotretan adalah putih.

5. Untuk membuat paspor umrah membutuhkan nama dengan 3 suku kata,
Bila nama anda hanya terdapat 2 buah suku kata, maka ditambah dengan nama ayah kandung. Nama ayah disini bukan mengacu pada data KK, melainkan data pada surat nikah Anda.

6. Khusus membuat paspor umroh harus 3 nama
Bila nama anda cuma ada satu  kata, dan kebetulan nama ayah anda satu kata, maka tambahlah dengan nama kakek Anda. Pada kasus ini, harus memakai surat pernyataan dari kelurahan dan diketahui kecamatan. Surat tersebut menerangkan bahwa nama Anda adalah misalnya fulan bin fulan bin fulan.

7. Membawa surat rekomendasi dari biro yang menangani perjalanan anda,
misal Anda akan umrah maka harus membawa surat rekomendasi dari Biro tempat Anda umrah, menerangkan bahwa Anda akan melakukan perjalanan umroh pada tanggal yang telah dipilih.

8. Bagi yang masih menjadi tanggungan orang tua harap membawa surat pernyataan orang tua,
beli saja form surat itu di tempat foto kopi kantor imigrasi. Surat tersebut harus ditandatangani ke 2 orang tua di atas materai 6000.

9. Datang Pagi.
Bagi Anda yang ingin membuat paspor, sebaiknya datang ke kantor imigrasi saat pagi hari, karena biasanya kuota terbatas, contoh  kantor imigrasi kelas 1 surakarta hanya menerima 50 antrian pendaftar yang datang langsung dan 50 lagi untuk pendaftar online.

10. Untuk pendaftar online, file PDF dari Imigrasi yang masuk ke email Anda harus di print.
Anda akan dapat satu email berisi perintah begini begitu setelah anda selesai mendaftar di web imigrasi online. Email pertama itu juga berisi sebuah PDF yang harus di print/cetak. Bawalah cetakan itu ke bank guna melakukan pembayaran. Cetakan itu juga nantinya dibawa ke imigrasi saat akan foto.

11. Bagi anda yang tidak mendapat email setelah pendaftaran, maka masuklah ke link ini https://ipass.imigrasi.go.id:8443/xpasinet/faces/general/container.jsp?1443840917826 
masukan email yang anda gunakan untuk daftar.

Itulah yang bisa Anda bisa perhatikan saat Anda ingin membuat paspor, supaya tidak gagal dan harus mengulang beberapa data yang salah.

 

Sumber gambar: google

 

(http://www.izzahzamzamsakinah.com/hal-penting-saat-membuat-paspor/)