Saling menasihati dalam kebaikan sesama tentunya sangat penting untuk saling mengingatkan saudara kita satu sama lain. Nasihat sendiri berasal dari bahasa arab yang artinya ajaran atau pelajaran yang baik atau diartikan anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yang baik, kehendak baik. Saling menasihati berarti saling menganjurkan kebaikan, saling menghendaki kebaikan, dan saling mengingatkan.  

Nabi Muhammad SAW menjadikan nasihat adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan tulus kepada saudara sesama muslim yang mana hal tersebut menjadi hak-haknya yang perlu ditunaikan. Dalam sebuah Hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Hak Muslim atas Muslim lainnya ada enam: jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya; jika ia mengundangmu, maka penuhilah undangannya; jika ia meminta nasihat kepadamu, maka nasihatilah ia…” (HR. Muslim)

Namun dalam saling menasihati tentunya ada adab-adab yang perlu diperhatikan, seperti:

Menasihati dengan niat yang baik. Dalam menasihati dengan tujuan untuk mencapai keridhaan-Nya. Sehingga tujuan baik untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Bukan dengan niat yang lain. Selain itu dalam menasihati  juga harus dengan cara yang baik, jangan sampai yang dinasihati merasa dibuka aibnya atau direndahkan. Dan yang terakhir merahasiakan nasihat. Lebih baik nasihat dilakukan diam-diam tidak di depan umum sehingga tidak membuat orang yang dinasihati tersinggung karena cara yang kurang tepat.

Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa diterapkan di kehidupan kita sehari-hari. Insya Allah nasihat menasihati dalam kebaikan bisa membuat kita selalu dalam keberkahan.