Hukum islam sangat jelas menentang dengan adanya kegiatan yang memiliki unsur riba. Banyak aktivitas di sekitar kita yang sebenarnya tanpa kita sadari terselip unsur-unsur riba yang menjadi rejeki yang kita terima menjadi kurang berkah. Riba adalah penghasilan atau pendapatan yang di dapatkan dengan cara ketentuan yang tidak sesuai dengan syariat islam.

Dengan demikian sebagai umat islam yang baik, kita perlu lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi apapun. Banyak contoh beberapa transaksi yang kadang mengandung unsur riba seperti pinjaman kartu kredit, sewa rumah, dan lain-lain.

Berikut beberapa cara agar terhindar dalam kegiatan yang mengandung unsur riba, diantaranya:

Kenali bahaya riba. Riba jelas sudah merugikan diri Anda sendiri. Uang yang Anda miliki seharusnya bisa Anda gunakan untuk menabung atau hal-hal bermanfaat lainnya.

Selanjutnya Anda juga bisa menggunakan Cara – cara halal saat bertransaksi.  Seperti, jual beli dengan Dasar Sukarela, yang mana hal ini berarti jual beli atas kesepakatan kedua belah pihak. Selain itu juga perlu melakukan dengan cara yang berkompeten, seperti kejujuaran diantara penjual dan pembeli.

Barang yang dijual telah memiliki ijin. Barang yang diperjualbelikan atau yang digunakan sebagai transaksi harus memiliki ijin dari si pemilik, jadi bukan barang pribadi. Dan yang dijual atau dibeli merupakan barang yang halal. Bukan hasil curian, babi, patung, minuman keras, anjing dan barang-barang haram lainnya.

Selain itu Anda juga bisa melakukan pinjaman melalui lembaga khusus yang menggunakan ketentuan syariat islam. Seperti saat ini sudah banyak bank yang memberikan pelayanan transaksi menggunakan syariah yang biasa disebut Bank Syariah.

Beberapa cara diatas bisa Anda lakukan agar bisa terhindar dari riba. Karena sebuah Rasulullah SAW berkata

 دِرْهَمُ رِبَا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتٍّ وَثَلَاثِيْنَ زِنْيَةً
“Satu dirham riba yang dimakan seseorang, dan dia mengetahui (bahwa itu adalah riba), maka itu lebih berat daripada enam puluh kali zina”.HR. Ahmad

 

Sumber Gambar: Google