Kegiatan Ibadah Haji dan Umrah tidak hanya untuk yang sudah matang ilmu agama dan atau lanjut usia saja. Sejatinya pergi ibadah ke tanah suci untuk memenuhi rukun islam yang ke lima diperuntukkan bagi mereka yang mampu. Dengan demikian Sahabat Hannien yang masih muda pun sudah boleh melaksanakannya.

Apa saja manfaat dan keuntungan berhaji dan berumrah di usia muda?

Memiliki Kemampuan Fisik yang Prima

Ibadah haji dan umrah tentunya membutuhkan ketahanan tubuh yang cukup ekstra. Sehingga Sahabat Hannien yang masih muda bisa mengikuti serangkaian ibadah haji dan umrah seperti berangkat dari Makkah ke Madinah bisa dilakukan dengan prima. Selain itu thawaf mengelilingi ka’bah dan bolak balik bukit safa dan marwah dan berdesakkan bersama para jamaah haji dan umrah lainnya tentunya perlu menguras tenaga.

Bisa Menyumbangkan Bantuan Tenaga untuk Orang yang Membutuhkan  

Selain bisa beribadah dengan kondisi nyaman dan prima, dengan energi muda yang dimiliki, Sahabat Hannien bisa membantu orang-orang di sekitar yang membutuhkan bantuan. Ketika beribadah ke tanah suci tidak hanya bertemu dengan Jemaah yang masih muda, tidak sedikit juga Jemaah yang sudah berusia senja melakukan ibadah haji dan umrah bersama. Dengan begitu, bantuan Sahabat Hannien kepada mereka disana sangat berarti.

Menemukan Jati Diri untuk Masa Depan dan Memohon Jodoh

Untuk Sahabat Hannien yang masih bingung dan mencari  jati diri untuk masa depan dengan bersimpuh di hadapan ka’bah bisa menyurahkan segala keresahan hati sehingga bisa lebih tenang. Selain itu berhaji atau berumrah di usia muda juga berkesempatan Sahabat Hannien untuk berdoa dipertemukan dengan jodoh yang terbaik.

Meningkatkan Pengalaman dan Pelajaran Kerohanian

Sepulangnya Sahabat Hannien berumrah dan atau berhaji di tanah suci membuat diri menjadi lebih banyak mendapatkan ilmu agama, sehingga bisa meningkatkan energi positif yang ada dalam diri. Dengan demikian, dalam menjalan kehidupan sehari-hari ke depan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

 

Sumber Foto: Google