Berkesempatan ibadah ke tanah suci baik umrah dan haji adalah satu hal yang diinginkan oleh setiap kaum muslimin dan muslimat. Tentunya berbagai persiapan perlu dilakukan agar bisa beribadah dengan nyaman dan lancar. Dari berbagai persiapan, menentukan pakaian yang akan di bawa juga perlu dipikirkan dan dipersiapkan .

Walalupun pakaian adalah salah satu bekal penting yang harus di bawah saat haji atau umrah tetapi sebaiknya cukup membawa pakaian yang sesuai kepentingan dan kebutuhan saja, sehingga barang bawaan tidak terlalu banyak di bawa dan Anda tidak direpotkan oleh pakaian. Berikut beberapa tips memilih pakaian yang bisa Anda pertimbangkan untuk dibawa selama ibadah haji dan umrah.

1.Pilihlah Pakaian yang Sesuai dengan Musim Keberangkatan.

Dengan mengtahui cuaca dan musim yang sedang berlangsung di tanah suci, Anda jadi lebih bisa memilih bahan pakaian yang tepat untuk di bawa. Suhu di tanah suci lebih ekstrim di banding di Indonesia, sehingga saat musim dingin lebih baik membawa pakaian yang bisa menghangatkan tubuh seperti bahan wol atau rajut. Berbeda saat musim panas, pakaian yang di bawa sebaiknya berbahan yang membuat tidak gerah seperti bahan katun atau linen. Tetapi perlu diingat pakaian dari bahan apapun tidak boleh transparan atau terawang.

2. Memilih pakaian yang simple (tidak rumit) dan berkualitas.

Selama beribadah umrah atau haji sebaiknya menggunakan pakaian yang tidak rumit dan memakan waktu lama. Untuk jamaah perempuan mungkin menggunakan kerudung bergo bisa menjadi salah satu pilihan agar menggunakan kerudung bisa menjadi lebih mudah. Dan maksudnya berkualitas disini adalah bahan pakaian yang digunakan tidak mudah rusak atau sobek sehingga tidak mengganggu dalam melaksanakan ibadah di tanah suci.

3. Hindari Pakaian yang Mewah dan Menarik Perhatian

Tujuan dalam brangkat ke tanah suci adalah untuk beribadah sehingga baiknya pakaian yang digunakan juga tidak menarik perhatian apalagi bermewah-mewah. Disisi lain Anda juga bisa  menyesuaikan dengan budaya bangsa Arab yang terbiasa berbusana dengan warna-warna polos atau warna gelap walaupun tidak harus berwarna hitam.

4. Syar’i dalam berpakaian

Berumrah atau berhaji tentunya ingin memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah bukan ingin berlibur. Sehingga dalam berpakaian pun tidak perlu tampil berlebihan dan mewah. Dengan demikian khususnya untuk muslimah perlu baginya untuk menutup aurat dengan pakaian syar’i.

Adapun ketentuan hijab syar’i yang tercantum dalam QS. Al-Ahzab ayat 59 adalah sebagai berikut, “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin : “hendaklah mereka mengulurkan Jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.