Rabu (8/7) Safdirzon mendatangi Head Office Hannien Tour untuk mendaftarkan diri umrah hadiah kejujuran dari Hannien Tour. Di sela-sela mengisi formulir, Pak Safdirzon bercerita bahwa sebelum mendapat hadiah ini, ayah beliau sedang menderita sakit di kampung halamannya Payakumbuh Sumatra Barat. “Ayah saya, seorang Imam Masjid, biasa dipanggil dengan nama Buya Imam Zulkarnain (96 tahun). Beliau sedang sakit sampai lumpuh, tidak bisa berjalan sejak dua bulan lalu. Alhamdulillah atas kuasa Allah, ayah saya sembuh setelah mendapat kabar saya dapat hadiah umrah gratis dari Hannien Tour. Beliau kembali sehat dan bisa berjalan, sekarang sudah bisa menjadi imam shalat tarawih lagi.” tuturnya.

Safdirzon mengaku beliau baru dua bulan sepuluh hari bekerja sebagai supir taksi Blue Bird Group. Sebelumnya beliau bekerja sebagai teknisi tower. Namun, karena usahanya mengalami kegagalan, Safdirzon banting stir menjadi pengemudi taksi. Ia juga menuturkan bahwa kejujuran yang dia lakukan memang sudah ditanamkan oleh ayahnya sejak kecil dan dari perusahaan tempatnya bekerja pun diimbau untuk selalu menerapkan nilai-nilai kejujuran saat bekerja. “Ternyata buah dari kejujuran yang saya lakukan, ada keberkahan lain yang telah Allah siapkan, umrah gratis dan ayah saya sembuh dari sakitnya.” kata Safdirzon yang matanya berkaca-kaca teringat orang tuanya yang sudah dua tahun tidak sempat dikunjunginya di Payakumbuh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu 31 Mei 2015 di hadapan Manajemen Hannien Tour, Manajemen Blue Bird Group dan peserta Gahtering Mitra MarketingHannien Tour, Safdirzon mendapatkan anugrah Piagam Kejujuran dan Hadiah Umrah bersama Hannien Tour. Penghargaan ini diberikan setelah Senin (11/5) Safdirzon mengembalikan iPad Direktur Utama Hannien Tour Farid Rosyidin yang tertinggal di taksi yang ditumpanginya dalam perjalanan dari Cibinong ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Safdirzon menambahkan, kejadian pengembalian barang temuan ini sudah ketiga kalinya, sebelumnya ia pernah mengembalikan  Sertifikat Tanah, dan HP Blackberry. Di akhir pertemuan, Safdirzon berpesan “Kalau kita mau hasil bagus ya kerja keras. Kalau kita malas ya hasilnya biasa-biasa aja. Kita mah kerja yang jujur-jujur aja, insya Allah berkah.”  (AM)