Salah satu dokumen wajib yang harus disiapkan oleh jamaah yang akan berangkat haji atau umroh adalah paspor, di luar negeri paspor ibarat seperti KTP yang berfungsi sebagai tanda pengenal. Bagi calon jamaah umroh atau haji, paspor ini merupakan syarat untuk mendapatkan izin keluar (visa) dari wilayah Indonesia dan mengunjungi Makkah Almukaromah.

Saat ini untuk pembuatan paspor dapat dilakukan melalui dua cara, dengan cara datang langsung dan dengan melalui online. Jika datang langsung, anda langsung mengunjungi kantor imigrasi terdekat dengan dengan lokasi kediaman dengan membawa dokumen pelengkap dan mengisi data-data yang diperlukan untuk keperluan pembuatan paspor. Jika melalui online, silahkan anda kunjungi link berikut: https://ipass.imigrasi.go.id:8443/ untuk mengisi data anda, setelah anda melakukan pembayaran pada bank yang ditunjuk selanjutnya anda mendatangi kantor imigrasi untuk melakukan photo paspor, jangan lupa untuk membawa dokumen asli dan foto copy yang diperlukan.

Ada 2 pilihan paspor yang bisa kita pilih yaitu berdasarkan jumlah halaman, paspor 24 halaman dan paspor 48 halaman. Bagi yang jarang ke luar negeri bisa memilih paspor 24 halaman. Biaya pembuatan paspor 24 halaman Rp.355.000, sedangkan biaya pembuatan paspor 48 halaman adalah Rp.655.000.

Persyaratan dokumen yang harus dibawa untuk permohoman pembuatan paspor untuk umroh atau haji (baik pendaftaran secara langsung ataupun secara online) adalah sebagai berikut:

  1. KTP asli dan fotokopinya 1 lembar ukuran A4 *
  2. Kartu keluarga asli dan fotokopinya 1 lembar *
  3. Akte kelahiran/ surat nikah/ ijasah asli dan fotokopinya 1 lembar **
  4. Dokumen asli paspor lama (jika untuk perpanjangan paspor) dan fotokopinya 1 lembar ukuran A4
  5. Surat Rekomendasi tertulis dari atasan bagi mereka yang bekerja sebagai PNS, karyawan BUMN dan anggota TNI/Polri
  6. Membawa surat rekomendasi dari biro perjalanan umroh, dalam hal ini Hannien Tour dapat memberikan untuk calon jamaahnya. Bentuknya ada 2 yang satu berbentuk surat rekomendasi bahwa benar bahwa yang bersangkutan akan berangkat umroh, yang kedua adalah surat penjamin dari Hannien Tour.
  7. Karena kerajaan Arab Saudi mengharuskan penggunaan nama pada paspor minimal 3 suku kata, maka bila nama anda kurang dari 3 suku kata, biro perjalanan umroh dalam hal ini Hannien Tour dapat membuatkan surat rekomendasi penambahan nama menjadi tiga suku kata yang akan dibawa pada saat pendaftaran pembuatan paspor.

Setelah semua persyaratan dilengkapi, silakan datang ke kantor imigrasi terdekat, biasanya ada 3 prosedur yang harus kita lewati:

  1. Menyerahkan dokumen yang dibutuhkan, apabila ada yang kurang tanyakan secara jelas dokumen apa yang kurang supaya tidak bolak-balik, setelah itu lakukan pembayaran pembuatan pasport yang dipilih (24 atau 48 halaman) di bank yang ditunjuk (jika melalui datang langsung), Jika pendaftaran paspor melalui online bawa print out dokumen sewaktu pendaftaran dan bukti pembayaran dari bank yang ditunjuk serta dokumen-dokumen asli pada bagian di atas.
  2. Melakukan wawancara dan pengambilan foto pembuatan paspor (tidak boleh diwakilkan)
  3. Mengambil paspor yang sudah jadi (boleh diwakilkan), biasanya jeda setelah pengambilan photo dengan pengambilan pasport 3 hari kerja

Di bawah ini merupakan gambar alur pembuatan paspor baru datang langsung

Di bawah ini merupakan gambar alur pembuatan paspor baru secara online

Demikian prosedur dan tata cara membuat paspor untuk umroh maupun haji, Untuk saat ini prosedur pembuatan paspor sudah cukup cepat tanpa harus berlama-lama mengantri pada kantor Imigrasi. Semoga bermanfaat.

Hannien Tour sebagai perusahaan penyelenggara travel dan umroh mengucapkan semoga proses pembuatan paspor lancar dan Anda mendapatkan haji atau umroh yang mabrur... Aamiin...

Gambar skema : http://tangerang.imigrasi.go.id