Menjalin komunikasi dengan keluarga di Tanah Air merupakan salah satu kebutuhan yang perlu dipenuhi oleh para jamaah haji dan umrah. Pastilah selama berhari-hari berada di Arab Saudi membuat jamaah rindu akan sanak keluarga di rumah. Pun dengan dengan keluarga di Indonesia pasti ingin tahu kabar berita keluarganya yang tengah beribadah haji di Tanah Suci. Karena itu, ke manapun pergi, jamaah sebaiknya selalu membawa telepon seluler (ponsel).

Boleh jadi, sepuluh tahun lalu, untuk mendapatkan ponsel belumlah segampang seperti saat ini.Jamaah haji sangat kesulitan dalam berkomunikasi dengan keluarganya di Tanah Air, begitupula sebaliknya. Terlebih, jika jamaah haji sedang melaksanakan prosesi ibadah haji yaitu; wukuf di Arofah, Mabit di Muzdalifah dan Mina, otomatis komunikasinya sulit dilakukan.

Kini, komunikasi begitu mudah dilakukan dengan perangkat ponsel. Karena itu, membawa handphone (HP) juga menjadi sebuah kebutuhan tersendiri bagi para jamaah haji. Hanya saja, ada banyak jamaah yang membawa HP tapi tidak bisa menghubungi keluarga di rumah. Atau ada pula yang membawa ponsel pintar seperti Blackberry (BB) tapi hanya bisa menerima telepon, tanpa bisa menghubungi keluarga yang di kampung halaman.

Ternyata masalahnya, jamaah belum merubah atau men-setting nomor HP yang dihubungi di rumah (Nomor HP tujuan yang mau dihubungi). Dalam hal komunikasi ini, setiap negara akan memiliki kode negara sendiri-sendiri. Untuk diketahui, kode Indonesia adalah (+62) atau 0062 sedangkan untuk Arab Saudi (+966) atau 00966.Jadi jika jamaah haji ingin menghubungi keluarga di Indonesia maka nomor HP-nya harus ditambahi (+62)semisal nomor HP-nya 0815xxxxxxx, maka harus ditambahi +62815xxxxxxx atau 0062815xxxxxxxx.

Tapi, yang musti diperhatikan adalah jika Anda ke Tanah Suci dengan membawa nomor HP dari salah satu operator seluler di Indonesia. Jangan kaget jika sepulang haji punya tagihan membengkak, lantaran terkena Internasional Roaminglumayan mahal sekitar hampir Rp. 30 ribu per menit.

Lantas bagaimana jalan keluarnya? Tak usah kuatir, jika Anda ingin berkomunikasi dengan keluarga selama di Tanah Suci, maka gunakan simcard (kartu telepon) operator seluler lokal Arab Saudi seperti Mobily, Al Jawal, Zain dan STC. Ternyata, cara ini lebih hemat dibanding jika Anda menggunakan simcard Indonesia. Anda bisa menggantinya kartu –yang banyak dijual di Jeddah, Madinah dan Mekkah.

Dan Anda jangan kaget, begitu tiba di bandara King Abdul Aziz Jeddah banyak orang yang menawarkan kartu perdana. Malah, pada musim haji di beberapa embarkasi seperti Solo dan Surabaya, Anda sudah bisa mendapatkan simcard operator Arab Saudi itu. Selain bisa didapat di bandara, tentu Anda bisa mendapatkan kartu HP yang dijual bebas di sekitar Mekkah, Madinah maupun Jeddah.

Tarif telepon atau pengiriman pesan pendek (SMS) yang berlaku tidak terlalu mahal. Enaknya, begitu selesai menelpon atau kirim SMS, Anda bisa mengetahui jumlah pulsa terakhir dan pulsa yang baru saja terpakai lewat sumary call.Tarif untuk sekali SMS ke nomor di Indonesia sekitar 0,6 Riyal Arab Saudi (SR), setara dengan Rp 1.300 per SMS. Sementara kalau Anda menggunakan operator dari Indonesia sekali kirim SMS akan kena biaya Rp 3.000.

Nah, bagi jamaah yang menggunakan BB, sebaiknya pilih simcard dengan paket internet+blackberry massenger (BBM). Sebagai contoh, operator Mobily (dengan nomer lokal 0545xxxxxx) menawarkan paket ini dengan durasi mingguan seharga SR60 (setara Rp 200 ribu). Tarif tersebut sudah termasuk pulsa senilai SR20. Dengan tarif kirim SMS ke nomor HP Indonesia sekitar SR0,5 per SMS, sedangkan untuk sesama nomor lokal dikenakan setengahnya. Tapi perlu diingat, ketika Anda membeli simcard perdana, sebaiknya jangan mau ketika ditawari beli isi pulsa tambahan –yang biasanya ditawarkan penjual.

Tentu Anda bisa membeli kartu ponsel lokal sesuai kebutuhan. Kalaupun nanti pulsa Anda habis, padahal masih harus tinggal cukup lama di Tanah Suci, Anda cukup isi ulang pulsa secukupnya sesuai keperluan. Anda bisa mengisi sendiri, atau tinggal tunjukkan nomor lokal seluler Anda ke penjual, pastinya mereka akan membantu. Dan jangan lupa untuk selalu mengecek sisa pulsa di HP Anda, demi bisa terhubung dengan keluarga di Tanah Air.

(sumber: hajiumrahnews.com)