Kisah Pak Roger, Pedagang Asongan yang Umrah Berkat Kebaikannya

Kisah Pak Roger, Pedagang Asongan yang Umrah Berkat Kebaikannya

“Semoga Allah membalas kebaikan semuanya. Insya Allah, sekecil apapun, kebaikan yang kita lakukan akan selalu kembali kepada kita semua.”

Kalimat itu meluncur dari bibir pria yang akrab disapa Pak Roger. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang asongan di Kampus Institute Pertanian (IPB) Bogor itu benar-benar tak menyangka impiannya untuk melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci Mekkah dan Madinah akhirnya terwujud. Sejumlah alumni IPB yang mengenalnya menggalang donasi online lewat situs Kitabisa.com. Hanya dalam dua hari, uang yang terkumpul melebihi kebutuhan.

Pada tanggal 29 Februari 2016, Pak Roger yang bernama asli Cecep Hidayatullah muncul di Metro TV. Ia terlihat benar-benar terharu akan berangkat umrah, impian yang telah lama dipendamnya.

Penggalangan dana untuk Pak Roger…

Penantian Panjang Kusmarni

Penantian Panjang Kusmarni

Mekah, 24 Feb 2016...

Oleh: Ust. Rano Karno Bilal

Rapat keluarga memutuskan bahwa tanah dan rumah warisan, akan dijual. Dan keluarga juga sepakat, uang hasil penjualannya akan dipergunakan untuk biaya umroh bersama seluruh keluarga. Pilihan tersebut dirasa sangat tepat  untuk dilakukan. Mereka berharap bisa membadalkan kedua orang tua yang belum sempat haji dan umroh. Di sisi lain, keempat anak-anaknya bisa datang pula ke tanah suci. Lebih penting dari itu semua, warisan tidak boleh membuat keluarga mereka retak. Urusan warisan harus dikelola agar seluruh anggota keluarga justru rukun dan damai dalam ketaatan.

Sebagai penanggung jawab dipilihlah Ibu Kusmarni. Merupakan anak tertua, Ibu Kusmarni mendapat kepercayaan untuk mengurus semuanya. Beberapa kolega dan teman…

Meski Sederhana, Amalan Ini Dapat Menghadirkan Hal Yang Tak Terduga

Meski Sederhana, Amalan Ini Dapat Menghadirkan Hal Yang Tak Terduga

Yeni Angraeni, jama’ah yang memenangkan hadiah umrah dari Hannien Tour Cibinong City Mall (CCM) saat ini sedang berangkat umrah bersama rombongan ke-25 Hannien Tour.

Saat diwawancari oleh tim Hannien Tour kala itu, Yeni Anggraeni mengatakan : "Alhamdulillah, sebenarnya sudah ada niat untuk buka tabungan umrah buat berangkat 2017. Ternyata Allah mengabulkan doa saya lebih cepat melalui Hannien Tour dan CCM malam ini." Matanya pun tampak berkaca-kaca dan tangannya gemeteran saat mengisi formulir pendaftaran Umrah.

Yeni yang memiliki angka kelahiran yang unik yaitu 8 - 8 - 88, sempat diwawancarai oleh Tim Corp. Comm Hannien Tour.

Hannien Tour : "Mbak, adakah sesuatu amalan yang Mbak lakukan sebelumnya?

Yeni Anggraeni : "Saya nggak tahu ya, Pak. Yang saya ingat malam…

Pengabdian Berbuah Penghambaan

Pengabdian Berbuah Penghambaan

"Uwa harus seperti saya, melakukan perjalanan rohani demi ketenangan hidup Uwa" ucap majikan Sudar. Sudar bingung apa yang dimaksud dengan ucapan si "Enci" setelah bersama keluarganya pergi ke Israel? Saking bingungnya Sudar mulai menduga ada maksud buruk dari bos tempatnya bekerja itu. Jangan-jangan Bos perempuan akan mengajaknya masuk agama kristen? Tapi kemudian ia tepis jauh-jauh pikiran itu. 

Selama hampir 25 tahun ia bekerja di perusahaan kerupuk milik pengusaha cina tersebut, tak ada hal aneh terkait agamanya. Bahkan "Engko" bos laki-laki memberikan kebebasan untuk beribadah. Hingga Pak bos meninggal pun, Sudar tetap masih menjadi orang kepercayaan di keluarga tersebut. Generasi penerus perusahaan, yakni anaknya pun baik pada dirinya. Termasuk anak perempuan yang…

DI MASJIDMU, KU TETAPKAN PILIHANKU...

DI MASJIDMU, KU TETAPKAN PILIHANKU...

Bogor, 24 Januari 2016

Oleh: Ust. Rano Karno Bilal

Kebimbangan sempat mengiringi kepergian Yulika ke tanah suci. Bagaimana tidak? Arfan yang sempat ia kenal saat kuliah kerja nyata (KKN), menyatakan serius untuk melamarnya. Saking seriusnya, Arfan bahkan akan langsung menikahinya bulan depan. Tanpa pacaran bagi gadis yang biasa dipanggil Ayu ini, adalah hal yang baik. Tapi kalau secepat itu, tentu membuat Ayu dilema.

Bagi Ayu, beribadah ke tanah suci bersama sang nenek, jauh lebih penting daripada urusan menikah. Nenek Sarnah sudah setahun lalu dijanjikannya untuk umrah bareng. Saat itu Ayu tak memiliki uang yang cukup. Uang tabungannya hanya empat juta rupiah. Tapi justru dengan kondisi itulah Ayu selalu berdoa agar bisa membahagiakan sang nenek yang…